Kereta Terakhir

Penulis: Ki Dr. Budiono Santoso Setradjaja, Ph.D., Sp.FK.
Editor: Aloysius Elan Satria Wijaya, Leonardur Ivan Taruna Mahardhika
Ilustrator: dr. R. Bambang Sardjono, MPH
Design Cover & Layout: Yosafat Suryo Herdian
ISBN: Sedang Proses
Kertas: Bookpaper 57 Gram
Ukuran: 21 x 14.8 cm / Doff
Jumlah hal: BW xiii + 304 hlm
HARGA: Rp80.000
Kereta Terakhir menceritakan kisah nyata yang dialami penulis menjelang akhir pendidikan dokternya di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, antara 1972 sampai 1975. Kurun waktu tersebut penting dalam perjalanan hidup penulis, karena harus mencari pasangan yang cocok untuk teman hidup. Dalam kurun waktu tersebut juga harus mempersiapkan diri untuk memasuki tahap selanjut dari perjalanan karier dan pofesi. Dan sebentar lagi akan berpisah dengan teman-teman yang telah bersama selama bertahun-tahun dalam masa pendidikan. Berpisah untuk menjalani jalur profesi masing-masing. Harus bersiap diri mulai hidup dalam lingkungan pekerjaan yang baru. Buku ini ditulis berdasarkan ingatan akan peristiwa yang sudah berlalu kurang lebih lima puluh tahun. Mungkin banyak peristiwa penting dan menarik yang tidak tercatat dalam ingatan. Kisah ini terutama menyangkut kisah romansa selama masa-masa akhir pendidikan.
Buku Kereta Terakhir juga memberi gambaran suasana kehidupan pondokan di Yogyakarta, suasana perkuliahan di lingkungan kampus Complex Ngasem (CONGA) atau kampus Mangkubumen, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada pada tahun tujuh puluhan, dimana segala fasilitas masih serba terbatas, baik bendawi maupun nir bendawi. Tidak bisa dibandingkan dengan kehidupan modern masa kini. Fasilitas untuk hidup maupun untuk belajar masih serba terbatas. Hanya kedekatan dengan nilai kemanusiaan dan kerakyatan yang selalu memberikan semangat untuk belajar terus dan tidak menyerah. Semangat kerakyatan dan kemanusiaan ini yang selalu dikumandangkan dalam pendidikan di Universitas Gadjah Mada
Untuk informasi lebih lengkap dan juga pemesanan dapat menghubungi admin melalui WA 087740949133
