PESAN UNTUK REMAJA – HINDARI TAWURAN, JAGA DIRIMU DAN TEMANMU

Tawuran antar pelajar hampir terjadi di setiap daerah di Indonesia. Aksi tawuran termasuk dalam kenakalan remaja yang disebabkan oleh perilaku menyimpang baik karena faktor internal maupun eksternal. Faktor internal terdiri dari krisis identitas dimana para pelajar sedang mencari jati dirinya pada usia remaja tersebut. Selain itu, dapat juga disebabkan karena kurangnya kontrol diri, terutama dalam menjaga stabilitas emosi. Faktor internal juga terjadi karena ketidakmampuan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan dimana terjadi banyak perubahan pada usia remaja.
Sedangkan untuk faktor eksternal dapat terjadi karena kurangnya pengawasan dari orang tua, pengaruh pergaulan dengan teman sebaya maupun masyarakat tempat tinggal, ataupun pengaruh dari media sosial. Orang tua memiliki peran penting untuk mengawasi dan menjaga anaknya agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang menyimpang. Tekanan dari teman sebaya maupun masyarakat juga berpotensi menyebabkan perilaku menyimpang yang berujung tindak kekerasan tawuran. Media sosial juga menjadi faktor yang dapat memicu adanya tindak kekerasan atau kenakalan remaja.


